Minggu, 18 Februari 2018

Biang Keringat

Apa itu biang keringat?

Biang keringat, atau juga dikenal dengan miliaria, adalah jenis ruam kulit yang terjadi saat keringat, sel kulit mati, atau bakteri terperangkap di bawah kulit, atau saat kelenjar keringat tersumbat. Biang keringat biasanya muncul pada leher, bahu, dada dan area di sekitar ketiak, siku, dan pangkal paha.
Biang keringat biasanya akan menghilang dengan sendirinya dalam beberapa hari. Namun pada kasus yang serius, biang keringat dapat mengganggu mekanisme regulasi panas pada tubuh.

Seberapa umumkah biang keringat?

Siapapun dapat mengalami biang keringat. Bayi dan anak-anak dapat mengalami biang keringat saat cuaca panas atau lembap, karena kelenjar keringat masih belum terbentuk sempurna. Biang keringat dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala biang keringat?

Gejala-gejala umum dari biang keringat adalah:
  • Benjolan-benjolan dan lenting yang merah dan kecil pada kulit
  • Pembengkakan ringan
  • Gatal-gatal
  • Sensasi perih atau tertusuk-tusuk secara intens.
Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Biang keringat biasanya menghilang dalam beberapa hari, namun dapat mempengaruhi regulasi panas pada tubuh. Anda harus menghubungi dokter apabila Anda mengalami:
  • Area yang terpengaruh terasa sangat sakit atau bengkak
  • Lenting mengandung terlalu banyak nanah
  • Pembengkakan kelenjar getah bening pada ketiak, leher atau pangkal paha
  • Demam atau menggigil.
Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab biang keringat?

Biang keringat terjadi saat suhu panas dan lembap. Kondisi ini terjadi apabila Anda tinggal atau berpergian ke negara-negara tropis atau mengenakan pakaian yang membuat kulit tidak dapat bernapas. Biang keringat biasanya akan lebih parah pada area yang tertutup. Pada beberapa kasus, orang dapat mengalami biang keringat saat musim dingin karena pakaian yang digunakan.
Pada orang dewasa, keringat berlebih dapat membuat pori-pori dan kelenjar keringat bekerja berlebih dan tersumbat. Keringat yang tersumbat membuat iritasi kulit dan biang keringat. Pada anak-anak, kelenjar keringat mereka masih belum terbentuk dengan sempurna dan mudah pecah, menyebabkan keringat terperangkap di bawah kulit.
Memiliki berat badan berlebih atau obesitas dapat menyebabkan keringat berlebih. Olahraga dan bed rest yang berkepanjangan juga dapat menyebabkan biang keringat.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk biang keringat?

Ada banyak faktor risiko untuk biang keringat, yaitu:
  • Bayi yang baru lahir lebih mudah mengalami biang keringat selama 1 minggu pertama.
  • Orang yang tinggal di daerah dengan iklim tropis lebih mudah mengalami biang keringat.
  • Aktivitas fisik yang berlebih tanpa pakaian yang sesuai.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana biang keringat didiagnosis?

Biang keringat dapat didiagnosis dengan melihat tampilan kulit.

Apa saja pengobatan untuk biang keringat?

Biang keringat biasanya akan menghilang sendiri dalam beberapa hari. Beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi biang keringat adalah menghindari panas, lembap, mengenakan pakaian katun yang longgar, dan kurangi berkeringat.
Anda juga dapat menggunakan pengobatan untuk meredakan rasa gatal. Beberapa obat adalah: losion calamine, krim hydrocortisone, tablet antihistamin dan steroid topikal. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan pengobatan yang memerlukan resep.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi biang keringat?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi biang keringat:
  • Hindari merasa kepanasan dengan berteduh saat di luar dan minum banyak air untuk menghidrasi tubuh Anda.
  • Mandi dengan air dingin untuk menyejukkan kulit Anda. Berada di ruang ber-AC atau menggunakan kipas angin juga dapat membantu. Anda dapat menggunakan kompres dingin, namun hindari menggunakannya lebih dari 20 menit.
Hasil gambar untuk gambar Biang keringat

sumber : https://hellosehat.com/penyakit/biang-keringat-2/


sumber : https://www.youtube.com/watch?v=YS_u_HuBRQo



Jerawat

Jerawat adalah kelainan yang berasal dari hormon dan zat pada kelenjar minyak di kulit dan folikel rambut. Faktor ini menyebabkan pori-pori tersumbat dan jerawat pun muncul. Jerawat biasanya muncul pada muka, leher, punggung, dada, dan pundak. Walaupun bukanlah masalah yang mengancam, jerawat dapat menjadi sumber tekanan emosional yang signifikan. Jerawat yang parah dapat menyebabkan bekas luka permanen.
Tanpa pengobatan, dapat muncul flek dan bekas luka pada kulit setelah jerawat hilang. Mengobati jerawat juga dapat meningkatkan rasa percaya diri.

Apa penyebab jerawat?

Penyebab jerawat tidak diketahui. Dokter menduga beberapa faktor tertentu dapat memicu jerawat, yaitu:
  • Peningkatan hormon pada masa pubertas (menyebabkan kelenjar minyak mudah tersumbat)
  • Perubahan hormon saat kehamilan
  • Memulai atau berhenti mengonsumsi pil KB
  • Keturunan
  • Obat-obatan tertentu
  • Riasan wajah yang berminyak
Beberapa faktor dapat memperburuk jerawat:
  • Perubahan hormon pada remaja dan wanita dewasa, 2 – 7 hari sebelum menstruasi
  • Tekanan dari helm, tas ransel, atau kerah yang ketat
  • Polusi dan kelembapan yang tinggi
  • Memecahkan jerawat
  • Gesekan yang keras pada kulit
Siapapun dapat memiliki jerawat. Jerawat umumnya terjadi pada remaja dan dewasa muda. Sekitar 80% orang berusia 11 sampai 30 memiliki masa berjerawat. Pada kebanyakan orang, jerawat biasanya hilang pada sekitar usia 30 tahun, namun beberapa orang berusia 40 sampai 50 tahun memiliki masalah jerawat ini.

Apa saja gejala jerawat?

Jerawat dapat menyebabkan bukan hanya “noda” di wajah saja. Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang memiliki jerawat dapat memiliki:
  • Kepercayaan diri yang rendah: Banyak orang yang berjerawat merasa tidak percaya diri akibat jerawat.
  • Depresi: Banyak orang yang memiliki jerawat merasa depresi. Bahkan beberapa penderita merasa ingin bunuh diri. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa remaja yang merasa jerawatnya parah dapat berpikir untuk bunuh diri.
  • Flek pada kulit: bintik-bintik dapat muncul ketika jerawat sembuh. Flek dapat membutuhkan waktu berbulan-bulan sampai tahunan untuk hilang.
  • Bekas luka permanen: orang-orang yang mengalami jerawat batu biasanua memiliki bekas jerawat saat jerawat hilang. Namun, Anda dapat menghindarinya. Kunjungi dokter kulit untuk perawatan jika Anda mengalami jerawat sejak dini, misalnya pada usia 8 sampai 12 tahun. Jika seseorang di keluarga Anda memiliki jerawat batu, Anda direkomendasikan untuk mengunjungi dokter kulit saat Anda memiliki jerawat. Mengobati jerawat sebelum jerawat batu muncul dapat mencegah bekas jerawat.

Kapan saya harus mengunjungi dokter?

Anda harus mengunjungi dokter kulit apabila:
  • Krim, gel dan pembersih umum tidak dapat mengurangi jerawat
  • Jerawat mempengaruhi kepercayaan diri Anda
  • Jerawat menyebabkan luka atau bekas jerawat

Bagaimana cara mendiagnosis jerawat?

Untuk mendiagnosis jerawat, dokter perlu memeriksa kulit Anda untuk memastikan Anda memiliki jerawat. Kondisi lain juga dapat tampak seperti jerawat. Jika Anda memiliki jerawat, dokter kulit akan:
  • Menilai jerawat. Grade 1 untuk jerawat ringan dan grade 4 untuk jerawat parah.
  • Menentukan jenis dari jerawat yang muncul pada kulit Anda.

Apa saja pengobatan untuk jerawat?

Jerawat ditangani oleh dokter dengan spesialis kulit atau dermatolog. Pengobatan bertujuan untuk:
  • Mengobati jerawat
  • Menghentikan pembentukan jerawat baru
  • Mencegah bekas jerawat
  • Mengurangi rasa malu dari memiliki jerawat.

Pengobatan untuk komedo blackhead, whitehead, dan peradangan jerawat ringan

Dokter biasanya merekomendasikan obat bebas atau obat topikal dengan resep untuk jerawat ringan. Obat-obatan topikal dioleskan langsung pada jerawat atau daerah sekitarnya.
Ada beberapa obat-obatan topikal yang digunakan untuk jerawat ringan. Masing-masing obat bekerja berbeda-beda. Berikut adalah obat jerawat yang paling umum digunakan:
  • Benzoyl peroxide. Membunuh P.acnes dan juga mengurangi produksi minyak
  • Resorcinol. Dapat menghancurkan komedo dan whitehead.
  • Salicylic acid. Membantu menghancurkan blackhead dan whitehead. Juga dapat mengurangi pengelupasan lapisan sel folikel rambut.
  • Sulfur. Membantu menghancurkan komedo dan whitehead.

Pengobatan peradangan jerawat tahap sedang sampai parah

Peradangan jerawat sedang sampai parah dapat diobati dengan obat-obatan topikal atau obat minum secara terpisah atau kombinasi.
Beberapa obat-obatan topikal resep yang diguankan untuk mengobati jerawat, adalah:
  • Antibiotik. Menghentikan atau menghambat pertumbuhan bakteri dan mengurangi peradangan
  • Turunan vitamin A (retinoid). Membuka komedo agar obat-obatan topikal seperti antibiotik dapat masuk ke dalam folikel. Beberapa turunan vitamin A juga dapat mengurangi pembentukan komedo. Obat-obatan ini mengandung bentuk lain dari vitamin A.
  • Obat lainnya. Dapat menghancurkan P.acnes dan mengurangi produksi minyak, serta membantu menghentikan dan menghambat pertumbuhan bakteri dan peradangan.
Untuk pasien dengan jerawat sedang sampai parah, dokter dapat meresepkan antibiotik oral. Antibiotik yang diminum dapat mengendalikan jerawat dengan membatasi pertumbuhan bakteri dan mengurangi peradangan. Obat minum dan topikal resep dapat dikombinasikan. Antibiotik yang umum digunakan adalah tetracycline, minocycline dan doxycycline. Obat minum lainnya yang lebih jarang digunakan adalah clindamycin, erythromycin atau sulfonamides.

Pengobatan untuk jerawat batu

Nodul atau jerawat batu harus ditangani oleh dokter kulit. Untuk pasien dengan jerawat meradang yang tidak membaik dengan obat-obatan di atas, dokter dapat meresepkan isotretinoin. Isotretinoin adalah obat minum yang digunakan satu atau dua kali sehari dengan makanan selama 15 sampai 20 minggu. Isotretinoin dapat mengurangi ukuran kelenjar minyak sehingga minyak lebih sedikit diproduksi. Sebagai hasil, pertumbuhan bakteri berkurang.

Pengobatan untuk jerawat akibat hormon pada wanita

Dokter dapat meresepkan satu dari beberapa obat untuk menangani wanita dengan jerawat jenis ini.
  • Pil KB. Menekan produksi androgen oleh ovarium
  • Obat corticosteroid dosis rendah, seperti prednisone atau dexamethasone. Menekan produksi androgen oleh kelenjar adrenal
  • Obat-obatan antiandrogen seperti spironolactone. Mengurangi produksi minyak berlebih.

Pengobatan jerawat lainnya

Dokter dapat menggunakan jenis prosedur lain sebagai tambahan dari terapi obat-obatan untuk mengobati pasien. Sebagai contoh, dokter dapat mengangkat komedo pada pasien. Dokter juga dapat menyuntikkan corticosteroid langsung pada jerawat untuk mengurangi ukuran dan rasa sakit pada jerawat batu.

Komplikasi apa yang dapat terjadi akibat jerawat?

Jerawat, terutama jerawat batu, dapat menyebabkan bekas jerawat pada beberapa orang. Anda dapat mengurangi bekas dengan tidak memecahkan jerawat. Hindari juga scrub pada kulit. Jika Anda memiliki bekas jerawat, banyak perawatan yang dapat Anda lakukan.

Bagaimana cara mengatasi jerawat?

Berikut adalah cara-cara untuk merawat kulit yang memiliki jerawat:
  • Bersihkan muka secara lembut. Gunakan pembersih yang ringan pada pagi dan malam hari, serta setelah olahraga. Hindari scrub karena ini tidak akan menghentikan jerawat, malah memperburuk keadaan.
  • Hindari menyentuh muka Anda. Memencet atau memecahkan jerawat dapat menyebabkan bekas atau flek pada kulit.
  • Bercukur dengan hati hati. Jika Anda mencukur, Anda dapat menggunakan pisau cukur elektrik atau safety razor. Gunakan silet yang tajam. Anda dapat melembutkan jenggot dengan sabun dan air sebelum memakai krim cukur. Cukur secara hati-hati.
  • Hindari sinar matahari. Beberapa obat jerawat dapat menyebabkan kulit mudah terbakar. Berada pada sinar matahari dalam waktu yang lama juga dapat membuat kulit berkerut dan meningkatkan risiko kanker kulit.
  • Pilih riasan wajah dengan hati-hati. Riasan wajah harus bebas dari minyak. Pilihlah produk dengan label “noncomedogenic”, di mana produk tidak akan menyumbat pori-pori.
  • Keramas secara rutin. Jika rambut Anda berminyak, Anda lebih baik keramas setiap hari.
Hasil gambar untuk gambar jerawat

sumber  : https://hellosehat.com/pusat-kesehatan/dermatologi/semua-yang-perlu-anda-tahu-tentang-jerawat/


sumber : https://www.youtube.com/watch?v=UFLbfioqbuw

Kanker Ginjal

Apa itu kanker ginjal?

Kanker ginjal adalah kanker yang berasal dari dalam ginjal. Ginjal terdiri dari dua bagian organ terpisah yang berbentuk seperti kacang, masing-masing ginjal seukuran kepalan tangan Anda. Ginjal berada di dalam perut bagian bawah, dengan satu ginjal di sisi sebelah kanan dan kiri tulang belakang. Ginjal adalah bagian dari organ saluran kandung kemih. Ginjal memproduksi air seni dengan membuang sampah hasil pencernaan makanan dan kelebihan cairan dari darah Anda.
Sel renal karsinoma adalah salah satu jenis dari kanker ginjal. Kanker sel renal karsinoma ini meliputi 90% sampai 95% dari semua kasus penderita kanker ginjal, tapi kanker ini tidak sering terjadi (terjadi kepada 1 dari 10.000 orang setiap tahun). Jenis kanker ginjal lain yang umum terjadi antara lain:
  • Transisi sel karsinoma. Terjadi di setiap 100 kasus kanker ginjal, sekitar 5 sampai 10 kasus di antaranya adalah transisi sel karsinomas (TCCs), seringkali dikenal sebagai urothelial karsinomas
  • Tumor Wilms (nephroblastoma). Tumors Wilms hampir selalu terjadi kepada anak-anak. Kanker ginjal jenis ini sangat jarang menyerang orang dewasa.
  • Renal sarkoma. Renal sarkoma adalah kanker ginjal yang jarang terjadi yang mulai menyerang dari pembuluh darah atau jaringan ikat ginjal. Kasus kanker jenis ini kurang dari 1% dari seluruh jenis kanker ginjal

Seberapa umumkah kanker ginjal?

Kanker ginjal umumnya dua kali lebih sering terjadi kepada wanita daripada pria, biasanya di antara 7 sampai 50 tahun. Kanker ini bisa dikendalikan dengan mengurangi faktor pemicu kanker dari dalam diri Anda. Diskusikan secara rutin dengan dokter untuk informasi lebih mendalam.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala kanker ginjal?

Gejala awal penyakit kanker ginjal mungkin saja tidak terdeteksi. Seiring dengan berkembangnya tumor, gejala mungkin dapat dideteksi dari:
  • Air seni bercampur darah
  • Pembengkakan di area sekitar ginjal
  • Keletihan
  • Hilang nafsu makan
  • Berat badan menurun drastis
  • Demam
  • Sakit perut
Terdapat beberapa ciri dan gejala umum yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda merasa khawatir tentang gejala kanker ginjal yang Anda rasakan, konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Hubungi dokter jika Anda melihat darah di dalam air seni Anda atau ketika Anda merasakan nyeri atau mengalami pembengkakan di daerah sekitar perut Anda. Gejala-gejala tersebut mungkin saja disebabkan oleh penyakit lain. Jika Anda merasakan ciri atau gejala seperti yang telah disebutkan di atas atau memiliki pertanyaan tentang kanker ginjal, konsultasikan hal tersebut dengan dokter.

Penyebab

Apa penyebab kanker ginjal?

Ketika Anda divonis menderita kanker ginjal, Anda pasti bertanya-tanya mengenai apa penyebab terjadinya kanker ginjal. Para dokter umumnya tidak dapat menjelaskan kenapa seseorang menderita penyakit kanker ginjal sedangkan orang lain tidak terkena penyakit tersebut.
Penelitian telah menemukan riwayat lain yang mungkin dapat menyebabkan kanker ginjal:
  • Obesitas: seseorang yang obesitas memiliki risiko lebih besar terkena kanker ginjal.
  • Tekanan darah tinggi: memiliki tekanan darah tinggi juga dapat meningkatkan risiko menderita kanker ginjal
  • Sejarah kanker ginjal dalam keluarga: seseorang dengan anggota keluarga yang pernah menderita kanker ginjal memiliki risiko lebih besar untuk terkena penyakit tersebut. Beberapa kondisi kesehatan tertentu yang ada di dalam keluarga juga dapat meningkatkan risiko kanker ginjal

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk kanker ginjal?

Terdapat banyak faktor penyebab kanker ginjal, seperti:
    • Merokok
    • Obesitas
    • Tekanan darah tinggi
    • Faktor genetik keluarga atau sindrom Von Hippel-Lindau (VHL).

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk kanker ginjal?

Pengobatan yang paling sering dilakukan adalah dengan melakukan operasi untuk pengangkatan ginjal (nephrectomy). Yang diangkat melalui operasi bisa jadi seluruh ginjal, kelenjar adrenal, jaringan ikat sekitar ginjal, atau kelenjar getah bening.
Sebuah prosedur yang disebut dengan arterial embolization juga dapat digunakan untuk mengecilkan tumor. Prosedur ini menghalang pembuluh darah utama mengalirkan darah ke ginjal sehingga tumor tidak mendapatkan oksigen yang dibawa oleh darah dan zat lain yang dibutuhkan tumor untuk berkembang.
Terapi radiasi (atau radioterapi) menggunakan energi radiasi tinggi untuk membunuh sel kanker. Terapi ini juga dapat digunakan untuk menghilangkan rasa sakit (sebagai terapi penghilang rasa sakit) ketika kanker ginjal menyebar sampai ke tulang.
Kemoterapi (obat-obatan untuk membunuh sel kanker) biasanya tidak terlalu ampuh untuk melawan kanker ginjal.
Immunoterapi melibatkan penggunaan dari protein hewan seperti interferonsunitinib, dan bevacizumab. Pengobatan ini adalah pengobatan paling mutakhir yang telah menunjukan bebarapa keberhasilan di dalam dunia pengobatan paling maju untuk melawan kanker ginjal.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk kanker ginjal?

Tes urin: Pemeriksaan laboratorium air seni Anda yang bercampur darah dan gejala-gejala dari penyakit lain.
Tes darah: Pemeriksaan laboratorium darah untuk beberapa zat, seperti zat kreatinin. Kadar kreatinin yang tinggi dapat mengindikasikan bahwa ginjal tidak bekerja dengan baik.
Ultrasound (USG): Sebuah alat ultrasound (USG) dapat digunakan untuk membuat gambaran yang dapat menunjukan kanker ginjal.
CT scan atau MRI: Tes ini dapat menunjukan kanker di ginjal, kelenjar getah bening, atau di manapun di sekitar perut.
IVP: Anda akan menerima suntikan pewarna ke dalam pembuluh darah di lengan Anda. Serangkaian X-ray kemudian akan melacak pewarna yang bergerak melalui ginjal Anda menuju saluran pembuangan dan kandung kemih Anda. hasil X-ray dapat memperlihatkan tumor ginjal atau masalah-masalah lain.
Biopsi: Pengangkatan jaringan ginjal untuk melihat sel kanker. Di beberapa kasus, biopso ini akan dilakukan dokter untuk mendiagnosa kanker ginjal.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kanker ginjal?

Daftar gaya hidup dan pengobatan di rumah berikutini dapat membantu Anda mengatasi kanker ginjal:
  • Hubungi dokter jika Anda melihat darah di air seni Anda atau mengalami rasa nyeri atau pembengkakan di sekitar perut
  • Hubungi dokter jika Anda mengalami demam setelah operasi.
  • Hubungi dokter jika Anda melihat drainase dari sayatan bekas operasi
  • Olahraga rutin sesuai dengan saran doker
  • Tidur yang cukup
  • Perbanyak istirahat dan bersantai
Hasil gambar untuk gambar kanker Ginjal

sumber : https://hellosehat.com/penyakit/kanker-ginjal/


sumber : https://www.youtube.com/watch?v=7C1OhOgO7rI



Diabetes Insipidius

Apa itu diabetes insipidus?

Diabetes insipidus adalah kondisi yang menyebabkan seringnya frekuensi buang air kecil dan rasa haus yang berlebihan. Diabetes insipidus dapat membuat tidur malam Anda terganggu dan dapat menyebabkan mengompol. Gejalanya mirip dengan diabetes melitus namun penyebabnya berbeda. Diabetes melitus disebabkan karena masalah insulin dan kadar gula darah yang tinggi sedangkan diabetes insipidus dipengaruhi kerja ginjal Anda terhadap urin. Keduanya tidak berhubungan.

Seberapa umumkah diabetes insipidus?

Diabetes insipidus jarang terjadi. Penyakit ini lebih sering terjadi pada laki-laki dibanding perempuan. Penyakit ini dapat terjadi di semua usia. Anda dapat mengurangi kemungkinan terkena penyakit ini dengan mengurangi faktor risikonya. Selalu konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala diabetes insipidus?

Tanda yang paling sering terjadi pada pasien diabetes insipidus yaitu seringnya frekuensi buang air kecil dan rasa haus yang berlebihan. Gejala lain dapat berupa:
  • Urin tampak encer dan pudar
  • Sering kencing saat malam hari
  • Mengompol
Beberapa gejala dan tanda pada bayi dan anak yaitu:
  • Demam, muntah atau diare
  • Popok basah yang tidak biasa
  • Pertumbuhan yang terlambat
  • Penurunan berat badan
  • Rewel tidak beralasan atau terus menangis
  • Kulit kering dan anggota gerak teraba dingin
Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter bila Anda sering buang air kecil dan merasa haus yang berlebihan. Kondisinya dapat bervariasi pada banyak orang.selalu diskusikan dengan dokter Anda untuk melakukan metode diagnostik dan terapi yang paling tepat untuk Anda.
Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab diabetes insipidus?

Diabetes insipidus dapat disebabkan oleh masalah pada kelenjar hipofisis dan/atau ginjal Anda.
Normalnya, tubuh Anda dapat mengatur keseimbangan antara cairan yang Anda minum dan banyak urin yang Anda produksi. Ginjal Anda mengeluarkan cairan yang berlebih dalam bentuk urin, yang disimpan sementara dalam kandung kemih. Saat Anda sedang dehidrasi, kelenjar hipofisis Anda mengeluarkan hormon anti-diuretik (ADH) ke ginjal untuk menahan cairan dan mengurangi produksi urin. ADH, atau disebut juga vasopresin, dibuat di hipotalamus dan disimpan di kelenjar hipofisis.
Ada beberapa bentuk diabetes insipidus berdasarkan penyebabnya, seperti:
  • Diabetes insipidus sentral. Disebabkan karena kerusakan kelenjar hipotalamus atau hipofisis. Hal ini menyebabkan gangguan penyimpanan dan pengeluaran ADH. Kerusakan ini dapat terjadi akibat operasi, tumor, meningitis, kelainan genetik atau trauma kepala
  • Diabetes insipidus nefrogenik. Biasanya disebabkan karena adanya kelainan pada tubulus ginjal (struktur pada ginjal di mana air dikeluarkan dan dipertahankan). Defek ini dapat disebabkan oleh kelainan genetik atau penyakit ginjal kronik. Terdapat beberapa obat yang dapat menyebabkan kerusakan tubulus ginjal. Obat ini misalnya lithium dan demeclocycline
  • Diabetes insipidus gestasional. Diabetes ini terjadi selama kehamilan dan hanya sementara
Polidipsia primer. Kondisi ini, disebut juga diabetes insipidus dipsogenik atau polidipsia psikogenik, yang disebabkan karena konsumsi cairan yang berlebihan. Hal ini tidak berhubungan dengan masalah produksi atau respon ADH.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk diabetes insipidus?

Ada banyak faktor risiko untuk diabetes insipidus, yaitu:
  • Jenis kelamin. Diabetes insipidus lebih sering terjadi pada laki-laki dibanding wanita
Faktor genetik. Anda lebih berisiko jika orangtua Anda menderita diabetes insipidus.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk diabetes insipidus?

Pilihan terapi diabetes insipidus tergantung pada kondisi Anda atau penyebabnya. Beberapa pilihan terapi yang dapat diberikan yaitu:
  • Terapi desmopresin. Biasanya dokter Anda akan meresepkan hormon sintetik yang disebut desmopresin jika penyebabnya adalah kurangnya ADH. Obat ini tersedia dalam bentuk semprot hidung, tablet oral, atau injeksi. Terapi ini merupakan terapi terbaik untuk diabetes insipidus sentral.
  • Terapi diuretik. Terapi ini digunakan untuk diabetes insipidus nefrogenik. Nama obatnya yaitu hidroklorotiazid. Obat ini dapat dikonsumsi tunggal atau kombinasi dengan obat lain. Dokter Anda dapat menyarankan diet rendah garam
  • Mengobati penyebab. Jika gejala Anda akibat obat, dokter Anda akan mengubah obat-obatan Anda ke alternatif obat lain. Jika kondisi Anda akibat gangguan mental, dokter Anda akan mengobatinya terlebih dahulu. Selain itu, jika penyebabnya adalah tumor, dokter Anda akan mempertimbangkan untuk mengambil tumor tersebut

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk diabetes insipidus?

Untuk mendiagnosis diabetes insipidus, dokter Anda dapat melakukan pemeriksaan darah dan urin. Selain itu, tergantung tingkat keparahan penyakit Anda, dokter dapat melakukan pemeriksaan MRI (magnetic resonance imaging) pada otak serta pemeriksaan tambahan lain.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi diabetes insipidus?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi diabetes insipidus:
  • Hindari dehidrasi dengan konsumsi cukup air saat haus
  • Konsumsi obat yang diberikan dokter
  • Beri tahu dokter Anda jika terdapat perubahan pada kondisi Anda
  • Pergi ke rumah sakit atau pelayanan kesehatan terdekat jika Anda mengalami demam tinggi, diare, keringat berlebih, atau lebih sering buang air kecil selama terapi
Hasil gambar untuk gambar diabetes insipidus

sumber : https://hellosehat.com/penyakit/diabetes-insipidus/


sumber : https://www.youtube.com/watch?v=hPT1PcEvfmw

 
sainsblog06 Blogger Template by Ipietoon Blogger Template